Duta Besar India Beri Kuliah Tamu di Unsyiah

12.07.2018 Humas

Duta Besar India untuk Indonesia, H.E. Mr Pradeep Kumar Rawat, dan Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Dr. Siswo Pramono LLM, memberikan kuliah umum di depan civitas akademika Unsyiah. Kegiatan bertemakan “Penguatan Kerjasama Bilateral Indonesia-India” ini berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Rabu (11/7).

Dalam sambutannya Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., mengatakan bahwa hubungan Indonesia, khususnya Aceh, dengan India sangat kuat. Unsyiah sendiri sudah bekerja sama dengan beberapa kampus di India, terutama dalam bidang akademik. Rektor berharap kerja sama ini dapat semakin luas dan mencakup berbagai bidang lainnya, seperti Pendidikan, penelitian, dan bidang lainnya.

“Kita berharap mahasiswa Unsyiah dapat belajar dari India terkait ilmu IT, kedokteran, dan ilmu sains lainnya. Sebab India menguasai disiplin ilmu tersebut,” ujar Rektor.

Hal senada juga dikatakan Pradeep Kumar yang mengatakan India dan Indonesia sudah menjalin kerja sama sejak lama. Hal ini dibuktikan dengan ketergantungan ekspor dan impor antar kedua negara yang sangat besar. Terlebih lagi saat ini, pembangunan di bidang pariwisata, pendidikan, dan teknologi di antara kedua negara sedang digalakkan.

Sementara itu, dalam kuliah umum ini, Siswo Pramono memaparkan prioritas kerja sama antara kedua negara. Ia menyebutkan jika Indonesia memiliki 15 strategi partnership di berbagai dunia, dan India termasuk salah satu yang diperhitungkan.

“Hubungan Indonesia dan India sangat kuat dan komplit. Dari segi pertahanan baik itu udara, darat, dan laut, ketiga-tiganya memiliki hubungan erat dengan India.”

Ia menambahkan misi yang dibangun Presiden Jokowi untuk menjalin kerja sama luar negeri adalah memperkuat leadership Indonesia sebagai negara maritim. Untuk hal ini, Aceh menjadi pintu utama sebagai penguat di bidang kelautan. (un)