Kemenristek Dikti Monev Program General Education di MKU Unsyiah

19.11.2018 Humas

Tim Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, melakukan kunjungan ke Universitas Syiah Kuala untuk melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan Hibah General Education yang selama ini dijalankan oleh Unit Pelaksana Teknis Mata Kuliah Umum (UPT MKU) Unsyiah. Rombongan ini disambut oleh Wakil Rektor IV Unsyiah Dr. Hizir di ruang Wakil Rektor I Unsyiah. (Senin, 19/11).
Hizir dalam sambutannya mengatakan, bahwa selama ini program MKU yang dijalankan Unsyiah telah berjalan cukup baik. Selain itu, sejak September 2016 Unsyiah telah menerapkan mata kuliah kebencanaan. Hanya saja pelaksanaanya masih pada tingkat S2 belum ditingkat S1. 

Menurut Hizir, hal ini dilakukan karena kondisi Indonesia saat ini merupakan wilayah yang rawan bencana, sekaligus menjadi amanat pemerintah untuk menyikapi isu tersebut dengan memberikan pemahaman yang benar terkait mitigasi bencana. “Unsyiah ingin masyarakat bisa survive, karena mau tidak mau kita memang harus menghadapi bencana, “Sejak bencana gempa dan tsunami, mata kuliah kebencanaan ini menjadi icon Unsyiah,” ungkap Hizir.
Sementara itu Supra mewakili Tim Kemerinstekdikti mengatakan, program Hibah General Education bertujuan untuk mendorong setiap perguruan tinggi dalam menyusun rencana pengembangan pendidikannya. Baik kurikuler maupun ekstra kulikuler yang berdasarkan pada kegiatan mata kuliah yang telah ada, yang akan mengantarkan mahasiswa mempunyai perilaku, cara berpikir maupun perasaan yang lebih bermartabat.

Karena melalui General Education, mahasiswa diharapkan mempunyai kemampuan untuk menentukan apa yang dapat atau akan dilakukan melalui pendidikan. General Education di Indonesia diharapkan dapat menambah kemampuan yang telah diberikan dari setiap bidang ilmu dengan kemampuan rasa dan perilaku yang lebih integratif antar disiplin keilmuan. “Jadi kita ingin menghasilkan rumusan yang bisa menyelesaikan masalah yang sesuai dengan aspek kemanusiaan, serta ketakwaan pada Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Supra.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unsyiah Prof. Dr. Adlim, M.Sc dan Tim Penyusuan Rancangan Pembelajaran MKU.