Komisi X DPR RI Kunjungan Kerja ke Unsyiah

14.09.2018 Humas

Sebanyak 11 anggota DPR RI komisi X melakukan kunjungan kerja Panja Kelembagaan dan Akreditasi Program Studi Perguruan Tinggi ke Unsyiah. Rombongan ini disambut oleh Wakil Rektor I Unsyiah Prof. Dr. Marwan di Balai Senat Unsyiah. (Kamis, 13/9).
 
Tim Komisi X ini terbagi di tiga wilayah yaitu di Manado, Jawa Timur dan Aceh.  Sementara 11 anggota DPR komisi X yang hadir di Aceh adalah  Wakil Ketua Komisi Dr. Ir Hetifah, MPP dan Ir. H.A.R. Sutan Adil Hendra, SE, M.M. Dan anggotanya yaitu Dr. Marlinda Irwanti, SE, M. Si, Drs. Mudjib Rohmat, . M.H, Ir Dwita Ria Gunadi, H. Iwan Kurniawan, SH, Dewi Coryati, M.S.i, A. Helmy Faishal Zaini, Mustafa Kamal, SS, Drs. H. Anwar Idris dan H. Endre Saifoel.
 
Fokus rombongan ini adalah untuk menyerap aspirasi dan menganalisis permasalahan dari PTN Badan Hukum, PTN Badan Layanan Umum, PTN Satuan Kerja dan PTN Baru.
 
“Kami dari panja dituntut dengan tujuan untuk mengidentifikasi, mengkaji serta menganalisis dan menyusun rekomendasi untuk membuat dan mengatasi permasalahan kelembagaan ini,” ujar Ketua Tim Komisi X Dr. Marlinda Irwanti, SE, M.Si.
 
Marlinda mengatakan, tujuan kunjungan ini adalah untuk mendapatkan data empiris mengenai kendala dan permasalahan tata kelola keuangan, sdm dan kondisi sarana dan prasarana serta permasalahan lain terkait perguruan tinggi. Selain itu, melalui kunjungan ini Tim Komisi X bisa mendapatkan masukkan baik dari tata kelola kelembagaan maupun akreditasi prodi. 
 
“Di mana hasil kunjungan ini, diharapkan menjadi rujukan dalam menentukan kebijakan  khususnya dalam permasalahan kelembagaan dan akreditasi program studi di perguruan tinggi,” ujar Marlinda.
Di akhir pertemuan, Marlinda menjanjikan untuk memperjuangan penambahan kuota beasiswa bidikmisi untuk mahasiswa Unsyiah dan Universitas Teuku Umar (UTU). 
 
“Kalau nanti enggak terwujud, silahkan hubungi saya. Biar kalau saya datang ke Aceh, enggak dibilang PHP,” ujarnya. 
 
Marwan dalam sambutannya mengatakan, Unsyiah dalam tiga tahun belakangan ini telah berupaya untuk menguatkan jaminan mutu kelembagaannya. Bahkan saat ini, Unsyiah telah ditunjuk oleh Kemenristekdikti sebagai Perguruan Tinggi Asuh untuk enam perguruan tinggi di Aceh. 
“Sebelumnya, kita juga menjadi perguruan tinggi asuh untuk 3 Perguruan tinggi di Aceh, dan Alhamdulillah akreditasi prodi mereka meningkat signifikan,” kata Marwan.
 
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor IV Unsyiah Dr. Hizir, Perwakilan dari UTU, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, perwakilan dari Kemenristekdikti  serta Kepala Biro di lingkungan Unsyiah.