Persiapan Unsyiah Menuju Badan Layanan Umum

13.02.2018 Humas

Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng melakukan sosialisasi Badan Layanan Umum (BLU) di hadapan sivitas akademika Unsyiah. Kegiatan yang bertajuk ‘Universitas Syiah Kuala Menuju Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK-BLU)’ itu diadakan di Balai Senat Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, Jumat (9/2).

Dalam sosialisasi tersebut, Prof. Samsul menyebutkan Unsyiah layak dinobatkan sebagai universitas Badan Layanan Umum (BLU). Ada banyak peluang yang menempatkan Unsyiah pada posisi ini.

“Kampus ini telah terakreditasi A sejak tahun 2015. Tentunya didukung kualitas dan kuantitas SDM yang mumpuni. Apalagi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Unsyiah tiap tahunnya terus meningkat,” kata Samsul.

Selain itu, Samsul melanjutkan semua elemen internal Unsyiah mendukung penuh perubahan status Unsyiah yang selama ini masih Satuan Kerja (Satker) berubah menjadi BLU. Hal ini sangat wajar, sebab Unsyiah juga didukung fasilitas prasarana dan saranana yang memadai. Misalnya ketersediaan sistem informasi akademik, ditambah Unsyiah memiliki Pusat Unggulan Iptek (PUI) Mitigasi Bencana yang menjadi rujukan di Indonesia dan berpotensi menjadi pusat penelitian kebencanaan dunia.

Prof. Samsul menambahkan jika Unsyiah memiliki peran sangat penting dalam sektor pembangunan di Aceh. Kesanggupan Unsyiah dalam melahirkan alumni unggul menjadikan kampus ini sangat diminati masyarakat Aceh dalam meraih pendidikan. Perubahan status Unsyiah menjadi BLU sebagai upaya cepat Unsyiah dalam membaca peluang penetrasi institusi kawasan ASEAN pasca Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Unsyiah memiliki peneliti-peneliti yang berpotensi besar menunjang pertumbungan ekonomi. Terlebih Aceh membutuhkan SDM dalam pengelolaan SDA,” ujar Samsul.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti dekan, ketua lembaga, kepala UPT, kepala biro dalam lingkungan sivitas akademika Unsyiah. (mr)