Prodi THP Unsyiah Gelar Seminar Nasional

05.10.2017 Humas

Program studi Teknologi Hasil Pertanian (THP), Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, menggelar seminar nasional tentang inovasi dan kreatifitas teknologi hasil pertanian dalam mendukung pembangunan agroindustri nasional. Seminar ini berlangsung selama 5-6 Oktober 2017 yang dihadiri beberapa peserta dari Manado, Bandung, Bogor, Medan, Jogja, dan juga Lhokseumawe.

 Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Pertanian, Prof. Dr. Ir Samadi, Ms.Sc, Selasa (5/10) mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menunjang kegiatan riset civitas akademika fakultas pertanian sekaligus menunjang teknologi pangan dan gizi nasional. Seminar ini diharapkan dapat melahirkan inovasi, kreatifitas, dan jiwa kewirausahawan sehingga dapat membantu masyarakat yang terlibat dalam dunia pertanian. Sebab menurutnya, saat ini Indonesia masih kurang inovasi dan kreatifitas. Padahal untuk menjadi sebuah negara maju, setidaknya memiliki dua persen pelaku usaha dari total jumlah penduduk.

“Sebuah negara dapat berkembang minimal dua persen dari total jumlah penduduknya adalah pelaku usaha. Kita masih kalah dari beberapa negara lain, termasuk Malaysia,” ujarnya.

Prof Samadi juga mengatakan tahun lalu Fakultas Pertanian telah merevisi kurikulum dengan memasukkan mata kuliah agro-techopreneurship. Ini bertujuan agar mahasiswa memiliki jiwa kreatifitas dan wirausaha dan tidak lagi sebagai konsumen.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsyiah, Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC, berharap hasil seminar ini bukan sekadar untuk publikasi jurnal, tetapi memiliki hasil konkrit dalam membantu perekonomian masyarakat. Sebab menurutnya butuh kolaborasi seluruh elemen dalam meningkatkan pertanian di Aceh.

Seminar nasional ini meghadirkan empat keynote speaker, mereka adalah  Prof. Wan Rasli Wan Daud dari Universiti Sains Malaysia, Prof. Dr. Ir. Rindit Pambayun, M.S dari Universitas Sriwijaya, Dr. Ir. Adi Djoko Guritno, MSIE dari Universitas Gadjah Mada, dan Prof. Dr. Ir. Anshar Patria, M.Sc Guru Besar Prodi THP Unsyiah. Dijadwalkan para peserta juga akan mengunjungi industri pembuatan songket Aceh, pengolahan ikan keumamah, dan pembuatan parfum Minyeuk Pret.