Program Oberlin Shansi Kembali Dibuka

19.03.2017 Humas

Program Oberlin Shansi kembali dibuka untuk periode 2017-2018. Program yang bertajuk The Oberlin Shansi Visiting Scholars ini akan memfasilitasi kunjungan para dosen dan staf akademik dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) ke Oberlin College, Jumat (17/3).

Dosen Program Studi Ilmu Politik FISIP Unsyiah, Faradilla Fadlia MA mengatakan, tujuan dari program ini adalah untuk mempromosikan proses pembelajaran dan pertukaran antara Oberlin College dan Unsyiah, sehingga akan saling memperkaya pengalaman pada kedua lembaga.

“Program ini juga bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap perkembangan pengajaran dan penelitian para dosen tamu,” sebut alumni Program Oberlin Shansi tersebut.

            Menurutnya, semua calon pelamar diminta untuk menghubungi penerima beasiswa Oberlin Shansi yang mengajar di Pusat Bahasa Unsyiah, yaitu Julia Skrovan dan Patrick Gilfether. Calon peserta juga dianjurkan untuk menghubungi lebih dari 25 alumni program ini yang ada di Unsyiah. Nama dan informasi kontak tersedia di Kantor Urusan Internasional (OIA) dan Pusat Bahasa Unsyiah.

            “Dosen tamu atau The Visiting Scholars akan berpartisipasi dalam program pada musim gugur yang dimulai pada awal September sampai pertengahan Desember, atau pada musim semi yang dimulai pada awal Februari dan berakhir pada akhir Mei,” jelasnya.

            Farah memaparkan, program ini akan menguntungkan pada Visiting Scholars sebagai dosen dan pribadinya masing-masing. Program ini akan membantu mereka berkontribusi untuk pedagogi di kampus. Selain itu, The Visiting Scholars juga dapat meningkatkan pengetahuan mereka dengan melakukan penelitian di bidang akademik masing-masing. Mereka dapat mengumpulkan bahan untuk proyek-proyek penelitian yang spesifik dan menulis makalah ilmiah.

            “Bagi calon peserta program Oberlin Shansi tentu harus memiliki kualifikasi Bahasa Inggris yang baik,” tuturnya.

Ia menelaskan, bagi calon peserta yang berminat mengikuti program ini dapat segera mengisi formulir pendaftaran yang bisa diperoleh dari UPT Pusat Bahasa dan Kantor Urusan Internasional (OIA) Unsyiah. Kemudian berkas tersebut harus diserahkan kepada Bapak Faisal Mustafa di Pusat Bahasa paling lambat 30 Maret 2017.

“Selanjutnya akan diwawancara secara langsung atau skype pada April 2017. Lalu Dewan Pembina The Oberlin Shansi akan membuat keputusan akhir,” ungkapnya.

Farah menambahkan, pengumuman kelulusan akan dilakukan pada 15 Mei 2017. Apabila ada pertanyaan dapat melayangkan surat elektronik melalui alamat email Gavin.Tritt@oberlin.edu. Oberlin Shansi menyediakan asuransi kesehatan, transportasi internasional termasuk biaya visa, dan tempat tinggal. Oberlin Shansi juga memberikan biaya 4.000 Dolar Amerika untuk satu semester lengkap  dan 1.000 Dolar Amerika per bulan bagi peserta yang berada di Oberlin kurang dari satu semester.

 

 

Editor: Reza Fahlevi