Unsyiah Peringati Milad ke 57

10.09.2018 Humas

Universitas Syiah Kuala melalui Sidang Senat Terbuka memperingati hari jadinya (Milad)  ke 57 tahun. Hadir sebagai Dies Reader Rektor Universitas Pertamina Prof. Akhmaloka, Ph.d dengan orasi ilmiahnya berjudul  Peran dan Tantangan Perguruan Tinggi dalam Menghadapi Revolusi Industri ke 4 di gedung AAC Dayan Dawood. (Senin, 10/9).
 
Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng dalam sambutannya mengatakan, dalam usianya yang ke 57 tahun, Unsyiah telah menjelma menjadi salah satu kampus terbaik di Indonesia. Kiprah Unsyiah juga mulai diperhitungkan di level nasional maupun internasional. Sejumlah pencapaian telah menempatkan kampus ini sejajar dengan kampus ternama di Indonesia. 
 
Saat ini Unsyiah telah meningkat statusnya menjadi Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (PTN-BLU) sejak 1 Mei 2018. Dan di akhir masanya sebagai Perguruan Tinggi berstatus  satuan kerja (Satker), Rektor Unsyiah sebagai salah satu yang didapuk untuk menerima penghargaan sebagai Academic Leader oleh Kemenristekdikti.
 
“Kita semua sedang berupaya dengan sekuat tenaga untuk membenahi tata kelola internal agar sejalan dengan kebutuhan implementasi BLU. Adapun semua pencapaian yang kita raih ini, adalah hasil nyata usaha kita semua, sehingga Allah berkenan memberikan anugrah-Nya kepada Unsyiah,” ujar Rektor.
 
Rektor mengatakan, pencapaian akreditasi A pada tiga tahun lalu telah berhasil mendorong Unsyiah untuk meraih capaian lainnya. Di antaranya adalah, Unsyiah berhasil masuk dalam sembilan besar kampus terbaik di Indonesia berdasarkan perangkingan Webometrics. Unsyiah bahkan masuk dalam enam besar dari prespektif banyaknya sitasi artikel ilmiah.
“Tahun 2018 ini, merupakan tahap awal di mana Unsyiah berada dalam priode ketiga untuk strategi pencapaian program pengembangan. Di mana fokusnya adalah peningkatan daya saing regional institusi, salah satu upaya yang terus dilakukan untuk itu adalah penguatan kapasitas program studi,” kata Rektor.
 
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan, bahwa Pemerintah Aceh sangat bangga dengan sejumlah pecapaian Unsyiah saat ini. Salah satu yang cukup membanggakan adalah lonjakan nilai akreditasi Unsyiah dari C ke A. Unsyiah juga mendapatkan mandat dari Kemenristekdikti untuk menjadi pengasuh enam perguruan tinggi di Aceh.
 
“Setidaknya ini merupakan lonjakkan yang membanggakan, dengan demikian Unsyiah telah masuk ke jajaran perguruan tinggi di Indonesia dalam melahirkan lulusan yang berintegritas, berdedikasi, bertakwa kepada Allah serta memiliki intlektualitas kelas dunia,” ujarnya. 
 
Untuk itulah, Nova berharap peringatan Milad ini menjadi momentum bagi Unsyiah untuk terus meningkatkan prestasinya baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Momentum milad harus memperkuat semangat Unsyiah dalam mengukir prestasi yang lebih baik lagi. Inilah apresiasi saya sebagai Dewan Penyantun Unsyiah dan PLT Gubernur Aceh,” ujarnya.
 
Dalam kegiatan ini, Rektor Unsyiah juga memberikan penghargaan kepada Dosen, Tenaga Kependidikan, Pustakawan dan Mahasiswa prestasi di lingkungan Unsyiah. Turut hadir pada kegiatan ini sejumlah Rektor dari perguruan tinggi di Aceh, jajaran anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOMPIMDA) Aceh serta dosen dan mahasiswa lainnya.