Delegasi Teknik Kimia USK Meraih Prestasi di Kompetisi Internasional

28.11.2022 Humas

 

Mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil meraih prestasi yang membanggakan pada ajang International Process Simulation Competition (PsiCO) POISE UGM 2022 yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Mahasiswa Teknik Kimia USK yang tergabung dalam Process System Engineering Club (PSEC) meraih juara 3 pada ajang yang dimulai sejak Agustus 2022 hingga final kompetisi pada tanggal 26 November 2022. Tim PSEC beranggotakan Ahmad Muhar Apriansyah, Rizki Wahidi, dan Qodry Yudit Angesta yang dibimbing oleh bapak T. Mukhriza, S.T., M.Sc dan bapak Hisbullah, S.T., M.Eng.Sc

PSiCo merupakan kompetisi proses simulasi tingkat Internasional dari POISE UGM yang membahas tentang proses simulasi yang efisien untuk membuat sistem proses yang ekonomis. Kompetisi ini diikuti lebih dari tiga negara di dunia, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan lain-lain. Adapun jumlah tim yang berpartisipasi dalam kompetisi ini adalah sebanyak 35 tim mewakili universitas dari negara yang telah disebutkan diatas, contohnya seperti Singapore Institute of Technology (SIT), Universitas Teknologi Malaysia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Syiah Kuala, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), dan lainnya. Pada tahun ini, isu yang diangkat dalam lomba ini mengambil tema “Overcoming Challenges to Achieve Green Petroleum Industry in the Global Restoration Era”.

PSEC team mengusung judul “Modeling a Renewable Diesel from Palm Kernel Oil and Heat Integration using Symmetry”. Tujuan dari project ini adalah memodelkan produksi green diesel untuk meminimalisasi penggunaan bahan bakar fosil yang ada di Indonesia, melalui serangkaian unit operasi dan reaksi kimia, serta juga mininjau dari segi kelayakan secara ekonomi untuk pendirian pabrik ini. 

Sebagai civitas akademika USK, tim PSEC ingin mengangkat permasalahan pengolahan advance technology minyak inti kelapa sawit di Aceh ke pentas internasional. PSEC mengambil studi kasus yang berfokus pada modelling a renewable diesel plant dengan bahan baku palm kernel oil yang berasal dari wilayah Aceh dan sekitarnya. 
Kompetisi ini penuh tantangan karena persaingan ketat melibatkan kampus ternama di Indonesia dan Asia Tenggara. Tim PSEC termotivasi untuk melanjutkan  program ini dan diharapkan dapat menularkan ilmu praktis yang telah diperoleh kepada mahasiswa yang lain. Praktisi industri kimia perusahaan terkemuka yang hadir sebagai juri yaitu Schlumberger, Pertamina Hulu Energi dan PETRONAS memberikan respon positif dan memberikan apresiasi atas pencapaian tim dari Jurusan Teknik Kimia USK. 
TIM PESC mengucapkan terimakasih atas kepada Rektor USK, Fakultas Teknik melalui Wakil Dekan Kemahasiswaan, Jurusan teknik kimia, UPT Lab Terpadu USK, Alumni dan semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam mengikuti kompetensi internasional ini.