USK Launching Serum Antiaging Elgeena

30.11.2022 Humas

Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Ir. Marwan me-launching serum antiaging nilam Aceh bernama Elgeena, yang merupakan produk inovasi dari Atsiri Research Center (ARC) USK di pabrik PT. Focustindo yang berada di Cileungsi. (Jawa Barat, 30 November 2022).

Rektor mengatakan, produk antiaging ini merupakan hasil kolaborasi riset dan bisnis dengan mitra USK yaitu PT. Focustindo. Kolaborasi ini kemudian diapresiasi dan didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui program Kedaireka.

Rektor menilai, antiaging merupakan produk skin care yang banyak diminati oleh konsumen, sehingga banyak perusahaan berlomba-lomba untuk membuatnya. Hal inilah yang mendorong USK untuk melakukan hilirisasi riset minyak nilamnya, sehingga tercipta antiaging bernama Elgeena ini. 

Menurut Rektor, kerja sama seperti ini sangat baik diterapkan. Karena kolaborasi perguruan tinggi dengan dunia industri, akhirnya mampu meningkatkan nilai ekonomis produk berbasis komoditi unggulan daerah.

“Oleh karena itu, kami berharap program Kedaireka dapat terus mendukung inovasi USK menuju dunia industri,” ucapnya.

Direktur PT. Focustindo  Sumardi turut menyambut baik atas launching-nya produk inovasi USK tersebut. Dirinya menilai, USK memiliki komitmen yang kuat serta didukung SDM yang berkompeten sehingga mampu mengoptimalkan komoditas unggulan Aceh yaitu nilam. Karena itulah, dirinya sangat mengapresiasi kerja sama riset dengan USK selama ini. 

“Maka ketika ARC USK mengajak kami bekerja sama, kami langsung menyambutnya dengan baik. Dan akhirnya, Elgeena menjadi produk kosmetik pertama kami,” ucapnya.

Kepala Pusat Pengembangan Bisnis USK Dr. Syaifullah Muhammad mengatakan, produk inovasi ini memiliki beberapa keunggulan karena menggunakan hi-grade patchouli dari Aceh yang telah diproses secara molecular distillation untuk menghasilkan komponen antiaging alami. 

Adapun brand Elgeena bermakna putih bercahaya. Nama ini dipilih karena pertimbangan aspek  bahasa, scientific maupun selera pasar.

“Kita berharap produk Elgeena ini mendapat sambutan yang baik dari market, dan memberi dampak ekonomi bagi Focustindo, USK dan masyarakat khususnya petani nilam Aceh” ucapnya.

Selain itu, dirinya mengungkapkan,  melalui program Kedaireka ini USK juga telah melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang diikuti 60 mahasiswa dari berbagai prodi di USK. Mereka melaksanakan magang selama 4 bulan untuk mempelajari nilam from seed to seal, yaitu dari pembibitan hingga dijual ke konsumen. 

Pada kegiatan tersebut turut hadir Asisten Deputi Pengembangan SDM dan UKM dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM)  Dwi Andriani Sulistyowati, Plt. Direktur Diseminasi BRIN: Dr. Wrihatmoko Waskito Aji, Perwakilan Kedaireka Kemendikbudristek. Lalu Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Sc, Wakil Rektor IV Dr.Ir. Taufiq Saidi, M.Eng, Direktur Bisnis IPB Dr. Ahmad Yani, , Direktur PT. Rekacipta ITB Alam Indrawan, Direktur PT. PEMA Ali Mulyagusdin, Direktur Transcontinen, Ismail Rasyid, Zainal Arifin dari Bank Indonesia dan pejabat lainnya.